Kamis, 25 April 2019

Kesehatan - Voice of America: Perempuan Cacat Suriah: “Kami Tidak Terlihat”

Kesehatan - Voice of America
Himpunan berita dalam website VOA mengenai berbagai penemuan dalam bidang kesehatan. 
Perempuan Cacat Suriah: "Kami Tidak Terlihat"
Apr 25th 2019, 08:17

Seorang pengungsi muda Suriah penderita cerebral palsy dan menggunakan kursi roda mengatakan kepada para diplomat PBB pada hari Rabu bahwa orang-orang seperti dirinya  "tidak terlihat" dalam konflik dan mengatakan kebutuhan mereka tidak boleh diabaikan. "Tinggal di sebuah negara yang berperang adalah hal yang menakutkan bagi siapa pun, khususnya sangat menantang bagi orang-orang cacat," kata Nujeen Mustafa, 20, dari Kobani di Aleppo  kepada Dewan Keamanan. Ini merupakan yang pertama kali dewan mendapat masukan dari seorang penyandang cacat mengenai masalah ini. Mustafa mengatakan kehidupan di Suriah sebelum perang dimulai pada 2011 tidak mudah bagi para penyandang cacat. "Bagi saya, itu berarti tidak bisa ke sekolah, bergaul dengan teman-teman atau pergi ke bioskop. Hampir seperti tahanan rumah," kata Mustafa dalam bahasa Inggris yang sempurna. "Menyandang cacat di Suriah sering berarti kita disembunyikan. Menghadapi rasa malu, diskriminasi dan hambatan fisik. Menjadi orang yang dikasihani." Nujeen Mustafa mengatakan ia beruntung karena  memiliki keluarga yang penuh kasih dan mendukung. [my]

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar