Jumat, 30 November 2018

Kesehatan - Voice of America: Tawarkan Sunat Perempuan, Klinik di Moskow Tuai Kecaman

Kesehatan - Voice of America
Himpunan berita dalam website VOA mengenai berbagai penemuan dalam bidang kesehatan. 
Tawarkan Sunat Perempuan, Klinik di Moskow Tuai Kecaman
Nov 30th 2018, 09:02, by noreply@voanews.com (Reuters)

Sebuah klinik di Moskow yang melakukan sunat perempuan mendapat kecaman warga, Selasa (27/11), serta memicu seruan dari para aktivis untuk menyeret klinik tersebut ke meja hukum karena melakukan praktek yang dianggap merugikan. Best Clinic, jaringan klinik swasta kecil di Kota Moskow itu melalui situs webnya mengiklankan "sunat perempuan" untuk anak-anak perempuan berusia antara lima hingga 12 tahun, Reuters melaporkan, mengutip koran berbahasa Rusia, Meduza, Selasa. Meduza menerbitkan foto iklan yang diambil dari situs web Best Clinic. Klinik tersebut sudah menghapus iklan sunat perempuan dari situs webnya. "Layanan ini masuk dalam daftar layanan yang disediakan oleh Best Clinic karena ada permintaan dari pasien dengan rujukan dari para dokter," kata klinik tersebut dalam sebuah pernyataan, Selasa (27/11). "Clitoridectomy, prosedur bedah, hanya dilakukan dengan alasan medis," kata Best Clinic, dengan menambahkan bahwa pihaknya tidak melakukan sunat pada perempuan yang berusia di bawah 18 tahun. Khitan perempuan, prosedur yang menghilangkan sebagian atau seluruh klitoris perempuan dan seringkali berakibat fatal, tidak dianggap sebagai kejahatan di Rusia. Praktik ini tidak dianggap sebagai masalah di Rusia hingga kelompok HAM Rusia, Inisiatif Keadilan Rusia (RJI), melaporkan pada 2016 bahwa praktik itu meluas di desa-desa pegunungan terpencil di Dagestan, bagian selatan Rusia. RJI memperkirakan puluhan ribu perempuan Muslim menjalani khitan di wilayah Kaukus Utara yang bergolak, namun para penyelidik dari kantor Kejaksaan tidak bisa menemukan bukti praktik tersebut. Anggota parlemen Rusia, Maria Maksakova-Igenbergds, mengajukan rancangan undang-undang untuk mempidanakan khitan perempuan pada 2016. Tapi status RUU tersebut masih belum jelas. RJI mengatakan, Selasa, akan meminta Kantor Kejaksaan untuk menyelidiki Best Clinic. "Praktik ini, diubah menjadi praktik layanan komersial, diiklankan sebagai prosedur yang layak untuk anak-anak perempuan di bawah umur," kata pengacara RJI, Grigor Avetisyan, dalam pernyataannya. Kantor Kejaksaan tidak segera bersedia memberikan komentar. Kementerian Kesehatan Rusia menolak untuk memberikan komentar dengan alasan khitan perempuan bukan prosedur medis dan bukan kompetensi kementerian. "Untuk pertama kali, saya terkejut sekali, hal ini terjadi di Moskow," kata Alena Popova, salah satu pendiri W-Project, yang melobi hak-hak perempuan kepada Thomson Reuters Foundation. "Para Dokter tidak diperbolehkan secara sengaja merusak kerusakan seseorang," katanya. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sekitar 200 juta perempuan dan anak-anak perempuan di seluruh dunia menjalani khitan perempuan yang bisa menyebabkan rasa sakit kronis, kemandulan, dan kematian akibat kehilangan darah dan infeksi. PBB berusaha menghapuskan praktik itu pada 2030. Ada sekitar 30 negara di dunia yang masih mempraktikan khitan perempuan, terutama di Afrika. [fw/ww]  

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Senin, 26 November 2018

Kesehatan - Voice of America: Bayi Kembar Hasil Rekayasa Gen Lahir di China

Kesehatan - Voice of America
Himpunan berita dalam website VOA mengenai berbagai penemuan dalam bidang kesehatan. 
Bayi Kembar Hasil Rekayasa Gen Lahir di China
Nov 27th 2018, 01:07

Seorang periset China mengklaim berhasil menciptakan bayi perempuan kembar yang lahir bulan ini setelah mengubah DNA-nya supaya jangan terinfeksi virus HIV yang mengakibatkan penyakit AIDS. Kalau terbukti betul, kata kantor berita Associated Press, ini adalah suatu lompatan luar biasa dalam bidang sains dan etika. Pakar China itu, He Jiankui dari Shenzhen mengatakan, ia mengubah embrio yang diperoleh dari tujuh pasangan suami-istri yang mengalami kesulitan untuk hamil secara alamiah. Tapi dari tujuh pasangan itu, hanya embrio dari satu pasangan yang berhasil dikembangkan sampai dilahirkan. He Jiankui mengatakan kedua orang tua anak kembar itu tidak mau disebutkan namanya atau diwawancarai. Semua laki-laki yang ikut dalam eksperimen itu punya penyakit AIDS tapi pasangan mereka tidak. Kata He ia menggunakan teknik mengedit gen itu untuk melumpuhkan gen yang disebut CCR-5 yang menghasilkan protein yang memungkinkan virus HIV masuk ke dalam sel yang sehat. Kata He lagi, cara itu akan memberi kesempatan kepada pasangan pengidap AIDS untuk punya anak yang tidak akan terkena penyakit itu. Peserta riset direkrut dari kelompok advokasi AIDS yang berpusat di Beijing dan bernama Baihualian. Pemimpinnya, yang menggunakan nama samaran Bai Hua mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa di China banyak penderita AIDs kehilangan pekerjaan atau kesulitan mendapat pengobatan. He Jiankui mengatakan penularan HIV di China adalah masalah besar dan ia berusaha memperkecil atau menghilangkan kemungkinan itu. Proses mengedit gen itu berlangsung dalam cawan petri di laboratorium. Langkah pertama adalah memisahkan dan "mencuci" sperma dari air mani, dimana kuman-kuman HIV terdapat. Kemudian sebuah sperma dimasukkan ke dalam telur untuk menciptakan embrio, dan setelah embrio itu berumur tiga sampai lima hari sel-sel CCR-5 itu dibuang. Tapi sejumlah pakar yang membahas bahan-bahan yang diberikan He Jiankui kepada kantor berita Associated Press mengatakan, tes-tes yang diadakan belum cukup banyak untuk memastikan bahwa proses rekayasa gen itu berhasil dan tidak akan menimbulkan dampak buruk di kemudian hari. Kata mereka, mengedit atau merekayasa sperma, telur atau embrio akan menghasilkan manusia yang susunan gen-nya sudah diubah, dan ini bisa diwariskan kepada keturunan mereka. Cara ini tidak diizinkan di Amerika, kecuali untuk riset di laboratorium. (ii)

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.