Senin, 19 Februari 2018

Kesehatan - Voice of America: UNICEF: Perhatian Dunia Pada Bayi Baru Lahir Kurang

Kesehatan - Voice of America
Himpunan berita dalam website VOA mengenai berbagai penemuan dalam bidang kesehatan. 
UNICEF: Perhatian Dunia Pada Bayi Baru Lahir Kurang
Feb 20th 2018, 05:05

Dana anak-anak PBB, UNICEF, melaporkan bayi baru lahir di beberapa negara paling miskin dan paling berbahaya di dunia kemungkinan meninggal bisa 50 kali besar daripada bayi baru lahir di negara terkaya dan paling aman di dunia. Walaupun angka kematian pada balita secara global sudah berkurang setengahnya dalam seperempat abad terakhir, "kita belum membuat kemajuan serupa dalam mengakhiri kematian pada anak-anak berusia kurang dari satu bulan," kata Henrietta Fore, direktur eksekutif UNICEF yang. Baca: Kelahiran di Air Terkait Infeksi yang Mengancam Jiwa Bayi "Mengingat sebagian besar kematian ini dapat dicegah, jelas kita sudah menelantarkan bayi termiskin di dunia," kata Fore. Survei di 195 negara menemukan perbedaan yang mengejutkan dalam tingkat kematian bayi baru lahir di negara-negara miskin dan kaya. Dan, sebagian besar kematian tersebut dapat dicegah. Menurut laporan tersebut, ada 27 kematian dari 1.000 kelahiran di negara miskin dibanding hanya 3 kematian dari 1.000 kelahiran di negara kaya. Baca: Jumlah Kelahiran di Jepang Sentuh Titik Terendah di 2017 Pakistan adalah negara dengan peringkat terendah dengan kemungkinan satu kematian dari 22 kelahiran. Survei tersebut juga mencatat delapan dari 10 tempat lahir paling berbahaya berada di kawasan sub-Sahara Afrika. Jepang menduduki peringkat teratas dengan hanya satu kematian bayi baru lahir dari 1.111 kelahiran. [as/al]

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar