| CDC: Satu dari Tiga Pasien COVID-19 Mengalami Gejala Long COVID Sep 20th 2021, 04:06, by voaindonesia@voanews.com (VOA) Sebuah studi terbaru yang diterbitkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) mengungkapkan bahwa sekitar satu dari tiga orang yang terkena COVID-19, melaporkan bahwa mereka masih mengalami gejala-gejala COVID dua bulan setelah tekonfirmasi positif. Penelitian tersebut, yang dilakukan di Long Beach, California, mendapati bahwa sepertiga dari mereka yang teruji positif COVID-19 melaporkan sedikitnya satu gejala penyakit itu sekitar empat minggu atau lebih setelah diketahui positif. CDC melaporkan bahwa menurut penelitian tersebut jumlah penderita yang mengalami gejala long COVID tingkatnya lebih tinggi pada perempuan, orang kulit Hitam, orang berusia di atas 40 tahun, dan mereka yang memiliki komorbid. CDC menggambarkan bahwa "long COVID" dialami oleh para penderita yang terus mengalami gejala setelah empat minggu atau lebih sejak dinyatakan positif terkena penyakit tersebut. Dalam penelitian tersebut, Departemen Kesehatan Long Beach melibatkan 366 orang yang berusia 18 tahun ke atas, yang dipilih secara acak dari dua kelompok tes setelah menerima hasil tes positif antara 1 April dan 10 Desember 2020. AS memiliki kasus COVID-19 terbanyak di dunia, menurut Pusat Data Virus Corona Johns Hopkins, dengan lebih dari 42 juta orang telah terinfeksi virus corona. (vm/pp) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar