Rabu, 05 Agustus 2020

Kesehatan - Voice of America: Jumlah Orang Muda yang Terjangkit Covid-19 Membubung

Kesehatan - Voice of America
Himpunan berita dalam website VOA mengenai berbagai penemuan dalam bidang kesehatan. 
Jumlah Orang Muda yang Terjangkit Covid-19 Membubung
Aug 5th 2020, 16:02

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan kenaikan tiga kali lipat jumlah kasus Covid-19 di kalangan orang muda selama lima bulan ini, dan menyatakan lonjakan itu terjadi karena kurangnya perhatian mereka untuk menjaga jarak sosial. WHO melaporkan bahwa 15 persen dari enam juta kasus yang muncul antara akhir Februari dan pertengahan Juni terjadi di kelompok usia antara 15 dan 24 tahun. Sebelum akhir Februari, angkanya adalah 4,5 persen. "Kami telah katakan sebelumnya dan akan kami katakan lagi: orang-orang muda bukannya tidak rentan," kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. "Orang-orang muda dapat terjangkit, orang-orang muda dapat meninggal, dan orang-orang muda dapat menularkan virus ke orang lain." Para pakar kesehatan menyatakan generasi muda cenderung lebih kecil kemungkinannya mengenakan masker dan menerapkan jarak sosial. Mereka juga lebih besar kemungkinannya untuk tetap pergi bekerja, mengunjungi pantai, bar, atau berbelanja. AS, Perancis, Jerman, Spanyol dan Jepang termasuk di antara negara-negara yang melaporkan pertumbuhan terbesar penularan di kalangan generasi muda. Para pejabat di Tokyo telah menyatakan mereka berencana melakukan tes virus corona di kawasan hiburan di kota itu, di mana banyak orang-orang muda berkumpul. Mereka juga meminta kelab-kelab malam untuk memastikan pengunjungnya menjaga jarak. Statistik baru itu muncul sementara jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di seluruh dunia telah melebihi 700 ribu orang di antara sekitar 18,5 juta orang yang terjangkit, sebut Coronavirus Resource Center di Johns Hopkins University. Banyak negara yang mengalami kenaikan dramatis kasus dan kematian akibat Covid-19, termasuk di antaranya Australia. Rekor penambahan terbesar dalam satu hari, 725 kasus baru dan 15 kematian, tercatat di negara bagian Victoria, di mana kota terbesar kedua di negara itu, Melbourne, berada. Di AS, yang memimpin di dunia dalam jumlah total kasus dan kematian akibat Covid-19, para gubernur enam negara bagian telah membentuk aliansi untuk membeli 3,5 juta perangkat tes cepat virus corona. Prakarsa yang melibatkan Louisiana, Maryland, Massachusetts, Michigan, Ohio dan Virginia ini diambil di tengah-tengah ketiadaan strategi pengujian di tingkat nasional dari pemerintah federal di Washington, selain keterlambatan keluarnya hasil tes oleh laboratorium-laboratorium swasta. Sejumlah laboratorium melaporkan keterlambatan lebih dari sepekan. Gubernur Maryland Larry Hogan, yang berunding di aliansi itu dalam hari-hari terakhirnya sebagai ketua Asosiasi Gubernur Nasional, mengatakan, lembaga amal Rockefeller Foundation akan membantu negara bagian-negara bagian dalam mendanai pembelian perangkat tes virus corona. [uh/ab]

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar