Rabu, 06 Maret 2019

Kesehatan - Voice of America: Remaja Ohio Yang Kritisi Sikap Anti-Vaksin Ibunya, Jadi Bintang di Senat

Kesehatan - Voice of America
Himpunan berita dalam website VOA mengenai berbagai penemuan dalam bidang kesehatan. 
Remaja Ohio Yang Kritisi Sikap Anti-Vaksin Ibunya, Jadi Bintang di Senat
Mar 6th 2019, 07:43

Seorang remaja Ohio yang menentang sikap anti-vaksin ibunya dan menerima beberapa suntikan untuk mencegah terjangkit penyakit berbahaya, menjadi bintang utama dalam sidang dengar pendapat di Senat hari Selasa (5/3). Ethan Lindenberger yang berusia 18 tahun mengatakan ia melakukan penelitian sendiri dan menyimpulkan bahwa ibunya salah karena yakin bahwa vaksin adalah hal yang tidak aman dan dapat menyebabkan autisme. Lindenberger mengatakan "cinta, kasih sayang dan perhatian ibunya sangat nyata," tetapi menambahkan bahwa sekolahnya di Norwalk, Ohio, melihatnya sebagai "ancaman kesehatan" karena potensi bahaya bahwa ia dapat jatuh sakit karena penyakit menular. Lindenberger memberi kesaksian bahwa penelitiannya sendiri meyakinkan dirinya bahwa vaksin merupakan sesuatu yang aman, tetapi masih gagal meyakinkan ibunya. Tanpa persetujuan ibunya, Lindenberger datang ke klinik untuk mendapat vaksin kekebalan terhadap hepatitis, influenza, tetanus, HPV, polio, campak, gondong dan rubella. Ia mengatakan ibunya masih menggunakan apa yang disebutnya sebagai "sumber-sumber tidak sah yang menanamkan rasa takut pada publik." Lindenberger pertama kali menjadi berita utama di media akhir tahun lalu ketika ia memasang pesan di media sosial, yang menyatakan "kedua orang tua saya mengira vaksin adalah semacam skema pemerintah… Tuhan tahu betapa saya masih hidup," dan menanyakan panduan untuk melindungi dirinya. Ia mengatakan ribuan anak lain memasang pesan serupa dan betapa ia ingin anak-anak ini mengetahui bahwa mereka tidak selalu perlu mendapatkan ijin orang tua supaya dapat divaksinasi. Dengar pendapat Senat hari Selasa dilakukan, sebagian untuk menanggapi meluasnya wabah campak. Saat ini ada 200 kasus campak yang diketahui terjadi di 11 negara bagian, dimana daerah-daerah di Pasifik Barat Laut menjadi wilayah yang paling parah terkena penyakit ini. [em]

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar