Senin, 23 Juli 2018

Kesehatan - Voice of America: Pembuat Obat di China Diperiksa karena Vaksin Rabies yang Cacat

Kesehatan - Voice of America
Himpunan berita dalam website VOA mengenai berbagai penemuan dalam bidang kesehatan. 
Pembuat Obat di China Diperiksa karena Vaksin Rabies yang Cacat
Jul 23rd 2018, 11:51

Perdana Menteri China Li Keqiang telah menyerukan agar diadakan penyelidikan terhadap produsen obat domestik yang dituduh melanggar peraturan dalam pembuatan vaksin rabies. Changsheng Biotechnology telah diperintahkan agar menghentikan produksi dan menarik dari pasaran vaksin itu setelah Badan Pengawasan Obat dan Makanan China mendapati perusahaan itu telah memalsukan catatan produksi dan inspeksi. Perdana Menteri Li mengeluarkan pernyataan itu hari Minggu, mencela Changsheng karena melanggar moral, dan berjanji akan "dengan tegas menindak keras" tindakan apa pun yang membahayakan keselamatan masyarakat. Belum ada laporan mengenai korban akibat vaksin itu, tetapi berita tersebut menyebabkan gelombang kecaman di media sosial. Changsheng Biotechnology terpaksa menghentikan produksi vaksin untuk difteri, tetanus dan pertussis tahun lalu setelah pihak berwenang menemukan vaksin itu cacat. [lt]

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com. By using Blogtrottr, you agree to our policies, terms and conditions.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar